Upgrading Kolaborasi Jurusan BK dengan PAI

Batusangkar – Upgrading Kolaborasi HMJ Bimbingan dan Konseling (BK) dan Pendidikan Agama Islam (PAI) IAIN Batusangkar dengan tema: Meningkatkan Jiwa Beorganisasi serta Menumbuhkembangkan Kreativitas dan Inovasi untuk Menjadikan BK yang Lebih Unggul” dan “Mewujudkan Kepengurusan HMJ PAI yang Religius, Mandiri, inovatif dan Berintegritas serta Memiliki Loyalitas Tinggi dalam Ikatan Kekeluargaan” telah dilaksanakan 5 Maret 2021 yang lalu.

Dalam rangka meningkatkan keakraban dan membentuk solidaritas, pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan BK dan PAI Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar periode 2021 mengadakan kegiatan Upgrading Kolaborasi HMJ BK dan PAI di Kampus Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Upgrading kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu organisasi beserta anggota yang terlibat didalamnya. Upgrading Kolaborasi dilaksanakan agar setiap pengurus bisa saling mengenal satu sama lain dan lebih nyaman dalam bekerja kedepannya. Tujuan dari Upgrading Kolaborasi adalah mempersiapkan calon-calon yang siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi, juga berguna untuk meng-upgrade pesertanya agar bisa menyadari tugas dan fungsi masing-masing bidang didalam kepengurusan.

 Agama Islam mengajarkan umatnya untuk mencintai kesatuan dan persatuan (Ukhwah Islamiyah). Dalam mencapai itu perlu adanya seorang Imam (pemimpin) untuk mewujudkan Visi Islam kepada realitas yang diharapkan. Atas dasar inilah, maka HMJ BK dan PAI Institut Agama Islam Negeri Batusangkar yang merupakan wadah untuk beraktifitas dan berkreatifitas demi peningkatan sumber daya mahasiswa Jurusan BK dan PAI, terutama yang berkaitan dengan bidang akademik, cipta, citra, karya, karsa, dan pengabdian sebagaimana yang terefleksi dalam Tridarma Perguruan Tinggi.

Sehubungan dengan hal diatas, maka lembaga kemahasiswaan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar pada tataran Himpunan Mahasiswa Jurusan melakukan pembekalan kepengurusan pada awal periode masa kepengurusannya dan diharapkan dapat memunculkan pemimpin militan yang berkompeten dan menjadikan prinsip keislaman sebagai pondasi dasar dalam pembembinaan akhlakul karimah yang dapat mewujudkan visi dan misi HMJ BK dan PAI. Pembekalan kepengurusan tersebut dilaksanakan pada agenda Upgrading.


 

 

Share:

Hari Ke-2 Kontingen IAIN Batusangkar Rebut Medali Cabang Bergengsi PKM II PTKIN

Hari Ke-2 Kontingen IAIN Batusangkar Rebut Medali Cabang Bergengsi PKM II PTKIN

Keterangan Gambar : Penampilan Kontingen IAIN Batusangkar Dalam PKM II PTKIN di Cabang Bergengsi

Batusangkar-Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke-II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera memasuki hari kedua dengan 4 nomor cabang lomba yang dipertandingkan secara daring yang diselenggarakan di UIN IB Padang, Sabtu 29/05/2021.

Share:

PKM Ke-II PTKIN Se-Sumatera Resmi Dibuka, Kontingen IAIN Batusangkar Tampil Memukau


PKM Ke-II PTKIN Se-Sumatera Resmi Dibuka, Kontingen IAIN Batusangkar Tampil Memukau

Keterangan Gambar : Penampilan Kontingen IAIN Batusangkar Dalam PKM II PTKIN

Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke-II dibuka oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., MT pada hari Jumat, 28/05/2021. PKM ke-II masuk tahap perlombaan secera daring melalui aplikasi Zoom Meeting yang dilaksanakan di UIN IB Padang.

Share:

IAIN Batusangkar Borong Tiga Medali di Arena PKM II PTKIN Se-Sumatera

IAIN Batusangkar Borong Tiga Medali di Arena PKM II PTKIN Se-Sumatera

Keterangan Gambar : Tiga Kontingen IAIN Batusangkar Sabet Medali

Batusangkar - Tak tanggung tanggung, kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar borong tiga medali pada ajang PKM PTKIN se-Sumatera yang dilakukan secara daring yang diselenggarakan di UIN IB Padang, Sabtu. 29/05/2021.

Share:

Segera Jadi UIN, Tim Visitasi Kemenag RI Kunjungi IAIN Batusangkar

                               

     Keterangan Gambar : Kunjungan Tim Visitasi Kemenag RI Ke IAIN Batusangkar

Batusangkar - Setelah dinyatakan lulus secara administrasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tranformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Batusangkar berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 tahun 2020, pada proses FGD Kementerian Agama RI pada bulan Februari 2021 yang lalu.

Jum’at (26/3/21) Tim Visitasi Kementerian Agama Republik Indonesia kunjungi IAIN Batusangkar dalam Asesmen Lapangan Perubahan Bentuk IAIN Batusangkar menjadi UIN Batusangkar, ini adalah proses dimana semua PTKIN yang akan melakukan tranformasi menjadi Universitas Islam Negeri.

Hal ini disampaikan oleh Tim Visitasi kemenag RI, kepala Biro Hukum Kerjasama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Bapak Dr. Mudhofir, M.Si. Bapak H.M. Adib Abdushomad, M.Ag, M.Ed., Ph.D Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Dir. PTKI. Ibu Lelis Tsuraya, M.Si dan lulu’atun Nasihah, S.Pd JFT Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Dir. PTKI.


“Tim visitasi kemenag RI mengatakan kegiatan visitasi ini adalah dalam bentuk kongkrit dan kesiapan IAIN Batusangkar Menjadi UIN, ini semua adalah proses yang harus kita lalui dalam mewujudkan dunia pandidikan yang handal, karna pendidikan dalah kemajuan kita, untuk Indonesia kedepan dan IAIN Batusangkar harus bersenergi dan melakukan komuniskasi cerdas kesemua Stakeholder, untuk mendukung alih status ini” ucap Mudhofir”

Sementara itu H.M. Adib Abdushomad, IAIN Batusangkar yang sudah memenuhi PMA No. 20 Th 2020. Artinya IAIN Batusangkar segera kita ajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (MenPAN-RB) dan harapan kita bersama dalam waktu dekat ini akan ada visitasi dari MenPAN-RB secepatnya.

Dikarenakan SDM yang dimiliki IAIN Batusangkar sudah terpanuhi semuanya, yang penting sakali Akreditasi jurusan/prodi IAIN Batusangkar hari ini sudah memiliki 7 Akreditasi A, ini artinya sudah layak sekali untuk jadi UIN. “terang Adib Abdushomad”

Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Si perubahan UIN Batusangkar adalah cita-cita kiat bersama warga kab. Tanah Datar, terkhusus warga IAIN Batusangkar, seiring dengan perkembangan serta kebutuhan yang begitu cepat sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri harus bisa mengatisipasi dan mengakomodir perubahan serta tuntutan masyarakat dengan tranformasi menjadi UIN Batusangkar.

Kenapa Tranformasi IAIN Batusangkar menjadi UIN perlu dilakukan, yakni Aspek Filosofi keilmuan yang Integrasi dan Interkoneksi, aspek Pragmatis yaitu terjadinya perubahan, tentutan, dan kebutuhan masyarakat dan aspek Filosofi Kearifan Lokal, ini semua merupakan gambaran bangkitnya kembali simbol budaya Minangkabau yakni “Surau” karena Surau peran fungsi sebagi media pendidikan yang mengakomodir keragaman keilmuan dan keterampilan nantinya dan kita wujudkan UIN Batusangkar menjadi  “UIN Batusangkar, Kampus Sian Islam Refleksi Surau Minangkabau” Pungkas marjoni.


Dalam jamuan Tim Visitasi Kemenag RI, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan harapan besar agar alih status IAIN Batusangkar menjadi UIN Batusangkar segera terwujud, karena ini akan berpengaruh besar terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Datar, bahkan di Sumatera Barat, atas pemerintah Kab. Tanah Datar pendukung penuh perubahan IAIN Batusangkar menjadi UIN Batusangkar, kita siap bersenergi dengan semua Stakeholder yang kita miliki dalam upaya manejadikan UIN Batusangkar.(dn/hm)


Share:

Sukses Gelar Wisuda Drive Thru, IAIN Batusangkar Siap Gelar Visitasi Alih Status

                             

 Keterangan Gambar : prosesi pemindahan jambul dan penerimaan ijazah dengan mengunakan metode Wisuda Drive Thru dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19

Batusangkar, Sebanyak 335 Wisudawan/Ti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar lakukan prosesi pemindahan jambul dan penerimaan ijazah dengan mengunakan metode Wisuda Drive Thru dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 yang cukup ketat bagi wisudawan.

Wisuda dengan metode Drive Thru yang kedua kalinya dilakukan di IAIN Batusangkar, mengigat untuk menjaga timbulnya klaster baru dalam masa pendemi covid-19, yang dipusatkan di lahan kampus II IAIN Batusangkar Rabu, 24 Maret 2021.


Adapun secera terperinci peserta wisuda angkatan ke-49 tahun 2021 yakni 42 orang lulusan Program Pascasarjana (S.2), 137 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 23 Fakultas Syariah, 22 orang Fakultas Ushuluddin Adab dan Da’wah, dan 111 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam lulusan (S.1)

Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Si mengatakan pelaksanaan seperti ini adalah pilihan terbaik untuk saat ini, dan semoga tidak mengurangi arti dari pelaksanaan wisuda yang bersejarah bagi anak-anak kita, ini bagian dari keseriusan kami mamahami kerinduan mahasiswa dan orang tua serta keluarga untuk bisa hadir namun dalam keadaan yang terbatas.


“tahun ini merupakan tahun harapan bagi kita semua karena saat ini kita sedang berharap dan menunggu agar segera diresmikan perubahan status IAIN Batusangkar menjadi UIN Batusangkar, segala persyaratan sudah terpenuhi termasuk presentasi dihadapan tim Kementerian Agama RI di Jakarta, dengan hal hasil IAIN Batusangkar sukses sebagai urutan pertama dari 3 IAIN di Indonesia yang dinyatakan lolos menjadi UIN”

Lebih lanjut Rektor menambahkan pada hari jum’at dan sabtu tanggal 26 s.d 27 Maret 2021, kita akan didatangi tim dari pusat untuk visitasi alih status menjadi UIN, mohon do’a dari kita semuanya agar alih status menjadi UIN Batusangkar berjalan lancar, semoga bisa terwujud “Kampus Sains Islam Refleksi Surau Minangkabau” di Sumatera Barat Kabupaten Tanah Datar.

Ketua panitia Dr. Irman. M.Pd mengatakan dari 335 diwisuda pada angkatan ke-49 tahun 2021 ini kita juga memberikan penghargaan reward kepada wisudawan lulusan terbaik sebanyak 6 orang dan 29 orang wisudawan dengan penelitian terbaik, berharap kepada wisudawan/i dapat menerapkan ilmu yang di dapat dari kampus sehingga dapat memberikan kontribusi pada masyarakat luas.

Share:

Dukungan Penuh Buat UIN Batusangkar Datang Dari Pemda Tanah Datar

                         

                    Keterangan Gambar : Kunjungan Rektor IAIN Batusangkar Ke Pemda Tanah Datar

Batusangkar. Peran penting dalam memajukan dunia pendidikan tak luput dari keikutsertaan pemerintah daerah dalam mewujudkan bagaimana program pendidikan betul-betul diterapkan dan dijalankan sesuai harapan, hal ini terkemuka dalam kunjungan Rektor IAIN Batusangkar ke Pemda Tanah Datar, Senin (22/3/2021).

Kunjungan silahturahmi Rektor IAIN Batusangkar Dr. Marjoni Imamora, M.Sc didampingi Wakil Rektor 1, 2 dan 3 disambuat langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH,.MH. serta turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Suhermen dan Kabag Humas dan Protokol Yusrizal.

Rekor dan jajaran IAIN Batusangkar menyampaikan sebagian besar rencana dan cita-cita besar IAIN Batusangkar ke depan, terutama tentang alih status menjadi UIN Batusangkar yang Insya Allah akan dikunjungi tim Asesmen Lapangan dari Kementerian Agama RI pada 26 dan 27 Maret esok langsung ke kampus,”Ucap Marjoni.


Lebih lanjut Marjoni menyampaikan salah satu Perguruan Tinggi Negeri Islam di Tanah Datar siap bekerjasama dan mendukung program pemerintah daerah. “Salah satu misi dari IAIN ingin Tanah Datar kembali menjadi pusat pendidikan agama Islam dan program ini hampir sejalan dengan visi dan misi Pemkab Tanah Datar ke depan, “tegas Marjoni”

Wabup Tanah Datar Richi Aprian mengatakan keberadaan IAIN Batusangkar sebagai lembaga pendidikan perguruan tinggi sangat dirasakan manfaatnya, tidak sebatas pendidikan saja, namun bagi masyarakat sekitar manfaat ekonomi juga sangat dirasakan, tentu hal ini menjadi potensi yang bisa dimaksimalkan ke depannya.

Apalagi, tambah Wabup, IAIN Batusangkar akan meningkatkan statusnya menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) beberapa waktu ke depan tentunya menjadi kebanggaan bagi Tanah Datar Luhak Nan Tuo. “Keberhasilan IAIN meningkat status tentunya harus kami apresiasi dan dukung sepenuh hati karena menjadi kebanggaan kita semua,” ujarnya.

Richi tentunya berharap peningkatan status juga akan meningkatkan minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan di sini nantinya. “Nanti diharapkan semakin banyak mahasiswa untuk berkuliah selepas menjadi UIN, apalagi Tanah Datar merupakan daerah yang letaknya di tengah di antara kabupaten kota lain sehingga akses semakin mudah. dan tentunya akan menjadikan Tanah Datar pusat pendidikan di Sumatera Barat,” katanya.


Ke depan, ujar Wabup Richi lagi, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan pak Bupati Eka Putra dan saya selaku Wabup akan mendukung dan siap bersinergi dengan IAIN atau UIN Batusangkar ke depan. “Alhamdulillah, pertemuan ini tentu menjadi awal bagi kita untuk saling bersinergi dan menjalin kerjasama yang baik ke depan, terutama dalam meningkatkan kemajuan pendidikan di Tanah Datar,” tukasnya.(hm/dn)/mm


Share: